Rabu, 16 Januari 2013
Sejumlah sekolah di kawasan Kemandoran, Grogol Utara, Jakarta Selatan, Jakarta, memulangkan muridnya karena ruangan kelas terendam banjir, menyusul hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (17/1/2013) dini hari.
"Disuruh pulang oleh guru karena kelasnya kebanjiran," ujar seorang murid SD Inpres Kemandoran, Ramdani (11), di Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan seluruh siswa dipulangkan, sehingga otomatis pada hari ini kegiatan belajar mengajar ditiadakan.
Tak hanya SD Inpres yang memulangkan siswanya, SDIT Kemandoran juga memulangkan murid-muridnya karena kelas sekolah tersebut terendam banjir. "Tadi sudah sampai di sekolah, tapi kemudian disuruh pulang oleh guru," jelas murid SD IT Kemandoran, Santi (10).
Sejumlah wali murid juga terlihat sibuk menjemput anaknya untuk pulang ke rumah. Kawasan Kemandoran termasuk salah satu kawasan yang rawan banjir. Dari pantauan di lapangan, ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 50 centimeter.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jika kondisi Sungai Ciliwung di wilayah Manggarai telah ditetapkan siaga satu atau level tertinggi dengan ketinggian air sudah di atas 1.000 centimeter pada Kamis pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga melaporkan bahwa terdapat pumpunan atau konvergensi awan di sebelah Barat Jawa sehingga hujan deras merata di Jakarta dan Jawa bagian Barat.
Senin, 03 Desember 2012
Kediklatan dengan Kebutuhan Pembelajaran Guru
Melihat kenyataan yang ada
sekarang pelaksanaan diklat kependidikan yang telah dilakukan selama ini dilihat
dari materi yang disampaikan, memiliki relevansi yang tidak terlalu signifikan
dengan aktivitas pembelajaran. Sebagai tolok ukur relevansi tersebut dilihat
dari delapan indikator kebutuhan dalam aktivitas pembelajaran seperti (
perencanaan, pelaksanaa, penilaian, komunikasi edukasional, dan manajemen
kelas). Dari delapan indikator tersebut terdapat dua indikator yang memiliki
relevansi cukup signifikan yaitu perencanaan dan penilaian. Namun bila dilihat
dari beberapa indikator lainnya seperti relevansi materi diklat dengan jabatan
karir guru dengan pendekatan/ metode pembelajaran, materi yang disampaikan dalam
diklat hanya memiliki relevansi dengan peningkatan jabatan dan karir guru saja.
Sedangkan keterkaitan materi diklat dengan metode pembelajaran, terlihat kurang
memiliki relevansi yang signifikan ( Maryunis ; 2009 ) . Kondisi semacam ini
menjadi perhatian kita semua bahwa pelaksanaan diklat yang telah dilakukan
selama ini masih perlu dievaluasi lebih cermat bagi seorang widyaiswara dan juga
perangkat panitia lainnya.
Ada Produk Teknologi Yang Dapat Membuat Revolusi Di Pendidikan Di Seluruh Indonesia.
Sekarang kita dapat belajar di manapun, di kota besar, di kota kecil, di desa, maupun di becak. Relatif kecil dan dapat masuk tas anda jadi dapat dibawa ke mana saja. Anda hanya perlu mempunyai niat belajar dan anda dapat belajar tanpa batas. Tidak perlu koneksi ke listrik dan battery dijaminkan selama hidup (katanya). Juga tidak kena ongkos layanan (Internet atau Hanfon). Tidak memakan pulsa jadi kalau anda tidur dan lupa mematikan alat revolusi pendidikan ini tidak akan kena ongkos. Alat ini juga dapat dipakai di seluruh dunia tanpa koneksi khusus. Alat revolusi ini dapat dibeli di toko dekat anda sekarang dan dapat digunakan secara langsung... dan dapat belajar sambil pulang! Ayo Beli Sekarang!
Sekarang kita dapat belajar di manapun, di kota besar, di kota kecil, di desa, maupun di becak. Relatif kecil dan dapat masuk tas anda jadi dapat dibawa ke mana saja. Anda hanya perlu mempunyai niat belajar dan anda dapat belajar tanpa batas. Tidak perlu koneksi ke listrik dan battery dijaminkan selama hidup (katanya). Juga tidak kena ongkos layanan (Internet atau Hanfon). Tidak memakan pulsa jadi kalau anda tidur dan lupa mematikan alat revolusi pendidikan ini tidak akan kena ongkos. Alat ini juga dapat dipakai di seluruh dunia tanpa koneksi khusus. Alat revolusi ini dapat dibeli di toko dekat anda sekarang dan dapat digunakan secara langsung... dan dapat belajar sambil pulang! Ayo Beli Sekarang!
PENDIDIKAN DI KOTA BANDUNG
Koalisi Pendidikan Kota Bandung (KPKB) menyampaikan evaluasi mengenai dunia pendidikan di Kota Bandung, Jawa Barat, sepanjang tahun 2011. Hasilnya, tidak satu pun prestasi yang dibanggakan. KPKB bahkan berkesimpulan bahwa sistem pendidikan di Kota Bandung sudah gagal menjalankan tugasnya.
Koalisi Pendidikan Kota Bandung (KPKB) menyampaikan evaluasi mengenai dunia pendidikan di Kota Bandung, Jawa Barat, sepanjang tahun 2011. Hasilnya, tidak satu pun prestasi yang dibanggakan. KPKB bahkan berkesimpulan bahwa sistem pendidikan di Kota Bandung sudah gagal menjalankan tugasnya.
(Teknologi Tepat Guna Adalah Solusinya, Bukan Pembelajaran Berbasis-ICT)
Kalau menggunkan "Ilmu Teknologi Tepat Guna" (Ilmu Teknologi Pendidikan) komputer jarang dipakai di kelas, dan tidak perlu, sebetulnya (Jarang Tepat Guna).
"Teknologi Tepat Guna (TTG) sudah ada di semua sekolah di Indonesia "Sekarang", dan guru-guru hanya perlu belajar caranya menggunakan TTG secara efektif, dan bersama PAKEM kita dapat mencapaikan Pendidikan Standar Dunia. Maupun Menggunakan Strategi/Metodologi TTG (Yang Berbasis-Pedagogi) Adalah Cara Terbaik Untuk Mengintegrasikan Semua Macam Teknologi Dalam Pendidikan.
Pembelajaran Berbasis-ICT Di Kelas Dapat Sangat Mengancam Perkembangan SDM (Maupun Perkembangan Guru) Yang Kreatif Di Indonesia. Informasi lanjut...
"Teknologi Tepat Guna (TTG) sudah ada di semua sekolah di Indonesia "Sekarang", dan guru-guru hanya perlu belajar caranya menggunakan TTG secara efektif, dan bersama PAKEM kita dapat mencapaikan Pendidikan Standar Dunia. Maupun Menggunakan Strategi/Metodologi TTG (Yang Berbasis-Pedagogi) Adalah Cara Terbaik Untuk Mengintegrasikan Semua Macam Teknologi Dalam Pendidikan.
Pembelajaran Berbasis-ICT Di Kelas Dapat Sangat Mengancam Perkembangan SDM (Maupun Perkembangan Guru) Yang Kreatif Di Indonesia. Informasi lanjut...
Saya sangat setuju, tetapi masalahnya adalah kita tidak ikut "perkembangan dunia" dan itu sebabnya kita tetap tidak maju.
Anak-anak kita mempunyai kemampuan besar, dan saya ingin melihat mereka
mengambil tempat di dunia ini yang sesuai, bukan menjadi TKI yang
tenaga buruh terus. Tetapi kita harus fokus kepada strategi-strategi
"perkembangan dunia" yang benar dapat dilaksanakan dan mengembangkan
kemampuannya - yang sudah terbukti!
Salah satu tujuan Pendidikan.Network adalah membantu Pelajar dan Guru
di Indonesia untuk mencari informasi mengenai Perkembangan Pendidikan. Kebiasaan
Membaca adalah isu yang sangat penting dan Kami memasang berita baru di website
ini dengan tujuan membantu tetapi itu sangat penting bahwa anda membaca berita
secara luas setiap hari
Langganan:
Postingan (Atom)

